Dua Jempol untuk Rumah Sakit Pangkalan Bun

Dua Jempol untuk manajemen RSUD Sultan Imanuddin Pangkalanbun. Karena telah bertindak cepat merawat pasien tanpa identitas yang kodisinya sangat kritis, pasien tersebut merupakan pasien rujukan dari puskesmas Kumai.

Penghargaan yang sama juga diberikan kepada Puskesmas Kumai, yang sigap merawat pasien laki-laki yang ditemukan warga terbaring tak sadarkan diri di pinggiran desa sungai kapitan kumai pada minggu (8/12) malam. Kepala ruangan Paviliun Akasia RSUD Pangkalan Bun “Hardino”, senin (9/12), mengungkapkan, setelah pasien tanpa identitas sebut saja Mr. X tiba di RSUD, pihaknya segera melakukan tindakan medis sesuai SOP. Dari tes medis, pria malang ini diduga terserang stroke di bagian otak, sehinga membuatnya tak sadarkan diri. Walaupun akhirnya nyawa Mr.X tidak tertolong, kita salut atas upaya penyelamatan oleh petugas medis mulai dari puskesmas kumai sampai RSUD Pangkalan Bun. Begitulah seharusnya tindakan yang harus diambil oleh kalangan medis saat mendapati pasien sekarat.

Kita berharap ini menjadi prosedur baku, dengan begitu tidak ada lagi pasien yang terlantar lalu meninggal tanpa mendapatkan penanganan hanya karena prosedur adminstrasi yang belum beres atau lengkap. Dahulukan penanganan medis, terutama pada pasien sekarat, meski pasien tersebut dari golongan tak mampu.

Ada anggapan kalau pasien dari kalangan bawah atau tidak mampu kerap tak mendapat pelayanan prima, hanya karena tidak mampu menyediakan biaya perawatan dan obat-obatan yang mahal sehingga pasien tidak mendapatkan pelayanan yang semestinya meski si pasien sangat membutuhkan perawatan. Dalam banyak kasus akhirnya si pasien meninggal tanpa sempat mendapatkan pelayanan medis. Kalaupun akhirnya mendapat penanganan tak jarang yang ditemui hanya muka masam dari paramedis / perawat, masih untung jika tidak disertai bentakan terhadap si pasien yang sungguh tidak mengenakkan. Untunglah hal tersebut tidak terjadi dengan Mr.X, yang ditemukan sudah tidak sadarkan diri dipinggir jalan karena terserang stroke. Meski akhirnya meninggal, Mr.X sudah mendapatkan perawatan medis sesuai dengan prosedur yang semestinya oleh pihak Puskesmas kumai dan RSUD Sultan imanuddin.

Sekali lagi “Jempol” untuk Puskesmas Kumai dan RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

Sumber : Harian Borneonews, Rabu tanggal 11 Desember 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s