Pengunjung Klinik VCT Meningkat

Stop AIDS check on VCT clinic

Pangkalan Bun. Kesadaran masyarakat Kotawaringin Barat (Kobar) untuk mengonsultasikan kesehatannya terkait risiko penyakit HIV/AIDS ke klinik Voluntary Counseling Test (VCT) RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun terus meningkat. Hal itu diungkapkan Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dr. Suyuti Syamsul baru-baru ini.

Menurut Suyuti, meski tidak selalu ada dalam setiap harinya, namun dari jumlah pasien yang berkunjung ke klinik VCT selama tahun 2012 meningkat dibanding tahun sebelumnya. Puluhan pasien datang secara sukarela untuk memeriksakan diri terkait kondisi kesehatannya khususnya terkait HIV/AIDS dan juga berbagai penyakit yang disebabkan oleh hubungan seks bebas lainnya.

“Jadi klinik VCT bukan hanya menangani soal HIV/AIDS saja, tapi juga lainnya seperti Sipilis dan sebagainya” jelas Suyuti, saat dimintai konfirmasi di kantornya. Peningkatan kesadaran tersebut berkat berbagai upaya yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait, seperti pihak RSUD sendiri, Komisi Penanggulanan AIDS daerah (KPAD) Kobar, Dinas Kesehatan (Dinkes), dan berbagai organisasi masyarakat yang terlibat aktif mengkampanyekan pemberantasan HIV/AIDS di Kobar, termasuk peran serta media massa dalam hal publikasi.

Lebih lanjut Suyuti berharap masyarakat bersikap kooperatif, terlebih bagi kelompok-kelompok berisiko tinggi untuk memeriksakan kondisinya ke klinik VCT. Hal ini untuk mengantisipasi, mencegah dan mengatasi penyebaran HIV/AIDS khususnya di Kobar yang sudah sangat mengkhawatirkan. Masyarakat juga jangan khawatir, karena pelayanan klinik VCT sifatnya sangat tertutup dan rahasia bila dalam hasil pemeriksaan terdapat warga yang positif HIV/AIDS. Pengidap HIV/AIDS dilindungi Undang-Undang dan dijaga kerahasiaannya. Hal senada diungkapkan Kepala Dinkes Kobar Indrawan Sakti beberapa waktu sebelumnya. Menurut dia pihaknya selalu mengajak masyarakat Kobar untuk secara sukarela memeriksa dan atau mengonsultasikan kesehatannya ke klinik VCT. Dinkes dan KPAD juga bekerjasama dengan berbagai lembaga seperti Muhammadiyah, Nahdatul Ulama (NU), dan organisasi masyarakat lainnya dalam melakukan sosialisasi terkait penanggulangan HIV/AIDS di Kobar.

Sumber : Harian Radar Sampit, Sabtu 23 Februari 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s