Penyuluhan Spesialis Penyakit Dalam

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pangkalan Bun, Selasa 07 Februari 2017

Seperti biasa, Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit kembali melakukan promosi kesehatan dengan tema pengenalan penyakit diabetes oleh dokter spesialis penyakit dalam, dr. Untung Surapati, Sp.D.

Dalam penyuluhannya, dr. Untung menjelaskan tentang diabetes. Diabetes adalah suatu penyakit, dimana tubuh penderitanya tidak bisa secara otomatis mengendalikan tingkat gula (glukosa) dalam darahnya. Pada tubuh yang sehat, pankreas melepas hormon insulin yang bertugas mengangkut gula melalui darah ke otot-otot dan jaringan lain untuk memasok energi.

Diabetes merupakan gangguan metabolisme dari distribusi gula oleh tubuh. Penderita diabetes tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau tubuh yang tak mampu menggunakan insuin secaa efektif, sehingga terjadilah kelebihan gula di dalam darah. Kelebihan gula yang kronis di dalam darah (hiperglikemia) ini menjadi racun bagi tubuh.

Iklan

Pengenalan Kriteria Pasien IGD

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pangkalan Bun, Kamis 02 Februari 2017

Pernahkah anda sakit dan harus masuk ruang IGD (Instalasi gawat darurat), dan kemudian anda tidak langsung mendapatkan penanganan? atau pernahkah anda merasa kenapa orang lain yang dilayani duluan?. nah jika pernah Kemungkinan salah satu alasan anda tidak langsung mendapatkan perawatan kesehatan karena mungkin ada pasien lain yang mengalami penyakit yang lebih serius dan membutuhkan pertolongan segera selain anda.

Ini merupakan salah satu prinsip Triase dan salah satu metode perawatan gawat darurat (PPGD) yang mana mereka mendahulukan pelayanan untuk pasien yang terancam jiwa atau beresiko kecacatan.

Kali ini RSUD Sultan Imanuddin melakukan Penyuluhan Pengenalaran Kriteria Pasien IGD oleh dr. Juliana. Berikut adalah materi yang disampaikan beliau :

Pengertian dan definisi Triase

Triase Adalah Proses khusus Memilah dan memilih pasien berdasarkan beratnya penyakit menentukan prioritas perawatan gawat medik serta prioritas transportasi. artinya memilih berdasarkan prioritas dan penyebab ancaman hidup.

Triase/Triage merupakan suatu sistem yang digunakan dalam mengidentifikasi korban dengan cedera yang mengancam jiwa untuk kemudian diberikan prioritas untuk dirawat atau dievakuasi ke fasilitas kesehatan.

Tujuan Triase perawatan gawat darurat

1. Identifikasi cepat korban yang memerlukan stabilisasi segera, Ini lebih ke perawatan yang dilakukan di lapangan.
2. Identifikasi korban yang hanya dapat diselamatkan dengan pembedahan
3. Untuk mengurangi jatuhnya korban jiwa dan kecacatan. Inilah tiga alasan dan tujuan dilakukannya

Triase gawat darurat PPGD

Prinsip-prinsip Triase dan Tata cara melakukan Triase
Triase dilakukan berdasarkan observasi Terhadap 3 hal, yaitu :

1. Pernafasan ( respiratory)
2. Sirkulasi (perfusion)
3. Status Mental (Mental State)

Dalam pelaksanaannya biasanya dilakukan Tag label Triase (Label Berwarna) yang dipakai oleh petugas triase untuk mengidentifikasi dan mencatat kondisi untuk tindakan medis terhadap korban.

Pengelompokan Triase berdasarkan Tag label

1. Prioritas Nol (Hitam)
Pasien meninggal atau cedera Parah yang jelas tidak mungkin untuk diselamatkan. pengelompokan label Triase

2. Prioritas Pertama (Merah)
Penderita Cedera berat dan memerlukan penilaian cepat dan tindakan medik atau transport segera untuk menyelamatkan hidupnya. Misalnya penderita gagal nafas, henti jantung, Luka bakar berat, pendarahan parah dan cedera kepala berat.

3. Prioritas kedua (kuning)
Pasien memerlukan bantuan, namun dengan cedera dan tingkat yang kurang berat dan dipastikan tidak akan mengalami ancaman jiwa dalam waktu dekat. misalnya cedera abdomen tanpa shok, Luka bakar ringan, Fraktur atau patah tulang tanpa Shok dan jenis-jenis penyakit lain.

4. Prioritas Ketiga (Hijau)
Pasien dengan cedera minor dan tingkat penyakit yang tidak membutuhkan pertolongan segera serta tidak mengancam nyawa dan tidak menimbulkan kecacatan. Nah mungkin anda masuk dalam kategori yang ini, jadi Jangan marah-marah dan jangan heran kenapa anda tidak langsung mendapatkan perawatan di Ruang UGD sementara mereka harus menolong pasien lain yang lebih parah.

Klasifikasi Triase

Triase di tempat
Dilakukan Di tempat korban di temukan atau pada tempat penampungan, triase ini dilakukan oleh tim pertolongan pertama sebelum korban dirujuk ke tempat pelayanan medik lanjutan.

Triase Medic
Dilakukan pada saat Korban memasuki Pos pelayanan medik lanjutan yang bertujuan Untuk menentukan tingkat perawatan dan tindakan pertolongan yang di butuhkan oleh korban. atau triase ini sering disebut dengan Triase Unit gawat darurat

Triase Evakuasi
Triase ini ditunjukkan pada korban yang dapat dipindahkan pada rumah sakit yang telah siap menerima korban. seperti Bencana massal contohnya Saat Tsunami, Gempa bumi, atau bencana besar lain.

Penyuluhan Cuci Tangan dan Etika Batuk oleh PPI RSSI

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pangkalan Bun, Senin 31 Januari 2017

Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun kembali melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan dalam rangka memberikan edukasi kepada pasien dan pengunjung yang ada di RSSI.

Penyuluhan kali ini dilakukan oleh Komite (Pencegahan dan Pengandalian Infeksi) PPI dengan materi 6 Langkah Cuci Tangan dan Etika Batuk.

Penyuluhan ini rutin dilakukan setiap 2 kali seminggu oleh tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dengan tema yang berbeda setiap penyuluhan.

Penerimaan Mahasiswa KOAS FK UNPAR tahun 2017

Pangkalan Bun, Senin 09 Januari 2017

15940579_1219847691443564_5068319598795444057_n

Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dr. Suyuti Syamsul dalam sambutannya mengatakan Pihak RSSI Pangkalan Bun menyambut baik atas kedatangan para Mahasiswa KOAS (dokter muda) Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya (UNPAR) untuk melaksanakan kegiatan pendidikan di RSUD Sultan Imanuddin.

Selama melaksanakan KOAS di RSUD Sultan Imanuddin para Mahasiswa KOAS (dokter muda) harus mengikuti kegiatan dengan maksimal agar ilmu yang didapat di RSSI dapat bermanfaat dan diterapkan sebaik-baiknya dan selama menjalan pendidikan Mahasiswa KOAS (dokter muda) agar selalu menjaga dan mentaati peraturan yang berlaku di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

Persiapan Launching WEBSITE RSUD SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN

web-rs-sc-shoot-copy
Pangkalan Bun, Rabu 28 Desember 2016 Direktur RSUD Sultan Imanuddin dr.Suyuti Syamsul,MPPM adakan pertemuan sosisialisasi rencana akan melakukan launching website resmi RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Dalam sambutan acara sosialisasi ini dr.Suyuti Syamsul mengatakan bahwa akan segera launching website resmi RSUD Sultan Imanuddin yang mana website ini sebagai sumber informasi kepada masyarakat tentang Profile RSSI dan kegiatan RSSI disamping kedua hal tersebut ditampilkan juga tidak kalah penting nantinya RSSI memberikan layanan baik Registrasi pelayanan Rawat Jalan dan Rawat Inap secara online dan juga nantinya masyarakat bisa booking ruang perawatan/ kamar secara online sehingga mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pelayanan di RSSI Pangkalan Bun pungkasnya seraya menutup sambutannya dalam acara sosialisasi ini.

Pemeriksaan Kesehatan Jasmani dan Rohani Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Tahun 2017

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pangkalan Bun, Senin 26 September 2016

RSUD Sultan Imanudddin Pangkalan Bun melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Jasmani dan Rohani bagi para Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat Periode 2017-2022. Pemeriksaan yang dijadwalkan berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai dari tanggal 24 September 2016 sampai dengan 26 September 2016.

Tim Pemeriksaan Kesehatan terdidi dari beberapa dokter spesialis yang berada dibawah koordinasi Ikatan Dokter Indonesia dan BNN. Menurut penjelasan dr. Fachrudin, hari ini merupakan pemeriksaan lanjutan bagi para bakal calon. Adapun pemeriksaan yang dilakukan adalah, pemeriksaan Laboratorium lengkap, Kesehatan Jantung, Paru, Mata, THT, Gigi & Mulut, Psikologi, Neurologi, Urologi, Orthopedi, Pemeriksaan Kebidanan, Pemeriksaan Bedah dan juga Pemeriksaan Penyakit dalam.

Setelah seluruh pemeriksaan dilaksanakan dan selesai pada pukul 18.00 WIB, para Tim Dokter di dibawah koordinasi IDI dan pihak RSUD Sultan Imanuddin langsung mengadakan Rapat Pleno guna membahas hasil dari keseluruhan pemeriksaan yang telah dilakukan.

Evaluasi Kinerja IGD RSSI

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

Pangkalan Bun, Rabu 21 September 2016

RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Instalasi Gawat Darurat (IGD) mengadakan pertemuan dengan Petugas UGD baik dokter, perawat, apoteker dan administrasi.

Menurut G.M.Syariansyah selaku Ketua Pelayanan IGD RSSI menjelaskan bahwa pertemuan ini akan rutin dilaksanakan setidaknya dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Rabu dan Jumat mulai pukul 07:00-07:30.

Adapun pertemuan ini diadakan guna membahas dan melakukan evaluasi terhadap kinerja IGD dalam rangka meningkatkan pelayanan agar menjadi baik dan efektif. Disamping itu juga hal ini dilakukan sebagai salah satu syarat standarisasi akreditasi RS.